Terakhir membuat entri di blog ini adalah 8 Januari 2009, sekarang 4 Februari, dan memang hampir sebulan blog ini tiada mengudara. Ada beberapa buah pembenaran yang ingin saya sampaikan, saudara-saudara atau saudari-saudari sekalian. Tentu saja ada alasan bahwasanya yang mana di mana saya tidak nge-blog selama hampir satu bulan ini. Yang saya buat tentunya, tapi apa pun itu, dengarkan sajalah.
Akses internet lamban
Benar sekali saudara-saudara, lamban. Hingga saya tinggal masuk jamban untuk beberapa menit, limit kiri mendekati setengah jam, dan kembali lagi ke kamar. Masih belum terbuka dashboard wordpress saya. Tapi kali ini bisa terbuka, karena Firefox saya crash beberapa menit yang lalu dan tiada bisa dibuka lagi. Untungnya saya telah menginstall sebuah perambah yang cukup sakti, Google Chrome. Ajaibnya, dashboard wordpress bisa terbuka. Skor sementara, Chrome 1, Firefox 0, Interet Explorer -10. Sekian. (u_u)
Buat Anda yang berinternet lamban, ditinggal ke jamban, tiada mempan, saya ada saran
- Untuk berpesan instan, pakailah pidgin. Aplikasi ini sangat sakti, bisa bertahan di kisaran 1 kbps tanpa error. Meski agak lag saat berkirim pesan jikalau sedang melambat, tapi yakinlah bahwasanya pesan anda akan sampai dalam 2-3 menit ke depan.
- Untuk berselancar ria di ranah maya. Pakailah browser baru ciptaan google. Chrome. Dahsyat sekali ini, dashboard wordpress bisa terbuka di tempat kesayangan saya, kamar yang berantakan.
- Jangan sekali-kali memakai handphone yang bukan 3.5G untuk koneksi internet dengan provider bernama Indosat M2 broom unlimited. Atau anda harus mengikuti dua tips di atas saya.
Meski begitu saya masih merasa bahwa ini masih provider terbaik yang ada. Setelah menjajal Quasar MobileQu yang koneksinya benar-benar menyebalkan sebelum ini. Dengan membayar 75 ribu memperoleh jatah 50 jam, tapi si Quasar ini tiada pernah memuaskan saya. Maklum jaringan yang dipakai XL, yang mengutamakan pelanggan voice-nya daripada data. Di Cisitu, sinyal XL juga kecil lengkaplah sudah.
Sebelumnya juga pernah nyoba Axis, waktu saya beli masih bernama NTS. Sepuluh ribu dapat empat, bahkan lebih murah dari ayam cobek Cisitu. Katanya sih tarifnya 0.1/KB. Sayangnya, setelah sampai di kamar kosan. Si Axis ini gundul sinyal. Layar hape saya bilang “Emergency Call Only”. Gimana bisa akses internet coba? mau nelpon 112? bunyinya “Nomor yang anda tuju untuk sementara tidak dapat dihubungi”. Untung nggak pernah ada orang Indonesia yang pernah telepon darurat. Entah deh, kalau benar-benar butuh nantinya.
Kosan saya diperbaiki
Lebih tepatnya mungkin, dibongkar tapi si tukang bangunan tidak tahu cara balikinnya. Terpaksalah saya diungsikan ke kamar di lantai dua yang tidak ikut dibongkar. Semua barang digeletakkan semua tanpa aturan, yang penting masih bisa selamat dari amukan tukang bangunan dan saya masih bisa tidur. Sudah tiga bulan saya mengungsi di kamar atas, minus seminggu libur akhir tahun dan tiga minggu libur semester.
Entah kapan kos ini jadinya, yang jelas kalau ditanya kapan jadinya, jawabnya selalu “Mungkin dua minggu lagi”. Setelah dua kali dua minggu terlewat, jawaban yang keluar pun masih sama. Saya pun malas mencari tahu lagi. Barangkali baru semester depan kos ini jadi. Grmbl, bring back my money! damn! Saya juga sudah mulai berpikir bahwa tukang ini kerjanya lambat sekali, dulu waktu bongkar genteng dua kamar mandi yang ukurannya masing-masing hanya 3×3, butuh 3 hari. Sehari untuk melepas genteng, sehari genteng dibiarkan terbuka, dan sehari lagi pasang asbes. Bisa bayangkan mandi dengan genteng atas terbuka?
Barang-barang saya juga sempat basah semua gara-gara tukang ini, waktu genteng kamar saya dibuka. Mereka nggak bilang-bilang ke saya, saat itu saya sedang ke kampus. Semua barang-barang masih ada di sana. Alhasil hujan lebat yang tiba-tiba turun tanpa mengalami fase gerimis pun mengguyur kamar yang hanya terlindung oleh langit-langit. Saat saya pulang, kamar pun basah kuyup. Ingin saya berkata, “goblog” di depan mereka kok ya nggak tega.
Inikah yang saya dapat dari kos seharga 4 juta setahun? harga yang setimpal. Benar-benar setimpal. Ditambah lagi saat saya terpaksa pindahan ke kamar atas adalah saat ujian akhir. Bisa ditebak, nilai saya terjun bebas dengan percepatan 9.8 m/s2 layaknya benda dijatuhkan tanpa menghitung gesekan udara. Semua mood hilang, hilang tak berbekas.
Bersambung…
Pindah ke kos saya aja, pasti panjenengan nggak mau
Soal internet megalemod setuju banget bro…
*
http://ysf4m0c.googlepages.com/InternetAnakKos.html *pasti masuk moderasi
[Ryan]
Mau-mau aja, asal yang empat juta ini dibalikin dulu…
Itu saya sudah baca kok, dan untungnya Mami kismet sedang baik… :p
nungguin sambungannya aja deh
Pindah asrama nggak bisa ya….. tapi di asrama memang harus pandai mencari waktu belajar, karena rame terus (saya tinggal di asrama).
Udah lama nggak kesini, tadi sok tahu aja…klik telurrebus.wordpress.com…apa yang terjadi? Saya bingung, anak elektro kok tulisannya menjadi seperti ini….”agak-agak sex begitu”…terus penulisnya keroyokan…ternyata memang situs seperti itu…..hahaha…
Jadi betul …satu R
Whaha,
kos2an mu lapo wan?
Pindah wae ning apartment..hoho,
Lha kos2an mu larange pol wan,
moso 4 jt fasilitase ngunu?
[Snowie]
Entahlah, bakal ada sambungannya atau tidak, tergantung mood saya
[edratna]
Bisa saja pindah, tapi lebih enak di kos. Lebih longgar aturan mainnya, tambah lagi kos saya isinya cuma 2 orang, sepi dan nyaman buat belajar
Hahaha…
iya sih, agak nyesel juga milih username seperti ini..
Mudah-mudahan si pemilik blog itu bertobat
[hendy]
Diperbaiki
Pintar
Hahaha, belum tahu dia..
Sekali-kali coba main ke Bandung, tanya harga kos di sana-sini.
Kos ini pantas berharga segitu karena stadar kenyamanannya..
Untuk masalah internet, awak pilih internet kampus sahaja…
Untuk masalah kos, ‘ngekos’ di kampus juga bisa…
*menjiwai lagu ‘Kampusku Rumahku’…
kmrn2 ada sodaranya temen kos dari itb maen ke jogja, konak eh konek pake im2 broom lancar jaya di bandung dan jogja..
walah yo larang yo standar kos nya..levelnya kali ya..
@Dani: pasti dia pake hape 3,5 G atow modem HSDPA
[Jiwo]
Bocah ra tau mulih.. (u_u)
[dani]
Ya, kalau pakai hape 3,5 atawa modem 3,5G sih bukan masalah…
Hape saya EDGE mas..
[Ryan]
Nah, ini…
Kosannya mau diapain sih? Diperlebar? Ditingkat lagi?
Turut berdukacita…
Ada yang musti ngulang?
Jadi sekarang masih ngungsi?
biar blog terbengkalai, yang penting ngeplurk bisa lantjar, ya nggak mas? wkwkwkwk
BTW kosannya pasti ada kulkas+TV di kamar ya? enak tenan e.
wah pengen juga nyobain GChrome, sayang di warnet langganan saya ndak pasang itu
@bukan superstar: nggak cuma itu, ada aquarium, microwave, mesin cuci, PS3, dan home theater Dolby 7.1
*ditimpuk sepatu*
Wah rasanya pengen maen ke Asrama ITB….
eh wan,
ning brita ada mahasiswa ITB teknik geodesi tewas gara2 di ospek liar.
Emge geodesi ana ospek sg aneh2?
Aku baca http://www.okezone.com
Bijimana, akhirnya rubah api yang anda banggakan kalah dengan Google chrome.
Makanya pindah kos aja…….
di Cisitu percepatan gravitasi bkn 9.8m/ss mas, tapi 9.78m/ss
@RH:
bukan 9.78m/ss
tapi 9.77990674583919831056397649136185091 m/ss
*tapi ngaco